Ancaman-ancaman sekarang terhadap habitat orangutan termasuk:
Perkebunan Kelapa Sawit:
Dramatisnya tingkat perkembangan pembangunan perkebunan minyak kelapa sawit merupakan ancaman yang sangat berarti bagi kelangsungan hidup orangutan saat ini. Budaya dari pembangunan usaha perkebunan Kelapa Sawit sangat banyak dampak negativenya bagi kehidupan orangutan. Awalnya hutan tempat mereka tinggal dibabat habis tanpa sisa dan lahan tersebut kemudian dijadikan perkebunan. Mereka sering membakar hutan (secara ilegal) untuk dapat dengan cepat membuka lahan dan memanfaatkan sisa pembakaranya sebagai pupuk. Kebakaran yang mereka sengaja tersebut mengakibatkan kehancuran hidup marga satwa disekitarnya dan juga berdampak jelek untuk kesehatan manusia. Pada akhirnya, orangutan ini dibunuh disaat mereka sedang mencari makanan di didaerah perkebunan baru maupun yang sudah besar ini karena mereka dianggap sebagai hama.
Indonesia dan Malaysia adalah dua negara produsen minyak sawit dan pohon palem biji yang terbesar. Guna memenuhi permintaan minyak sayur yang terus meningkat dan sangat serba guna ini ( bisa dipakai di semua produk dari pasta gigi, selai kacang, sereal, kosmetik, krayon, lilin, makanan kecil dan bisa dipakai untuk bio-disel), jutaan hektare hutan harus dibabat , ditanami dan dijadikan komplek perkebunan. Menurut Pusat Ilmu Pengetahuan untuk Kepentingan Umum (CSPI), sejak 1970s, di Indonesia tanah yang ditanami dengan kepala sawit telah berkembang dari lebih 30 kali lipat hingga sekarang di atas 3 juta hektare. Di Malaysia sendiri, tanah yang dijadikan kebun kepala sawit meningkat 12-kali lipat menjadi 3.5 juta hektare. Rencananya ialah menambah produksi minyak sawit di seluruh Indonesia dan Malaysia, terutama di daerah yang secara biologis peka atau beraneka ragam habitatnya. Salah satu tindakan kontroversial yang diambil pemerintah Indonesia yaitu mengubah hampir 2 juta hektare (setengah ukuran Holland) hutan murninya di sepanjang perbatasan Sarawak dan Kalimantan Indonesia menjadi perkebunan kelapa sawit. Penelitian yang dilakukan oleh oleh organisasi ilmiah seperti Center for International Forestry Research (CIFOR) menyebutkan bahwa sample tanah dari jantung Kalimantan tersebut tidak cocok untuk dijadikan perkebunan Kelapa sawit. Namun, ratusan juta dolar investasi telah dijanjikan pada investor dari Cina dan lagi kebutuhan pemerintah dalam membuat lapangan kerja baru telah membuat rencana ini menjadi perhatian serius dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Sejumlah penelitian dan laporan telah dibuat mengenai dampak buruk usaha perkebunan kelapa sawit yang mengancam kehidupan orangutan, margasatwa lainnya, lingkungan hidup, dan kesehatan manusia, yang mana laporannya dapat dilihat pada web sebagai berikut:
http://www.cspinet.org/new/pdf/palm_oil_final_5-27-05.pdf
http://www.foe.co.uk/resource/reports/oil_for_ape_summary.pdf
http://www.foe.co.uk/resource/reports/oil_for_ape_full.pdf
Salah satu laporan terbaru mengenai prilaku negatif dari pekerja Perkebunan kelapa sawit yang membunuh orangutan secara brutal dan tidak manusiawi (dapat di klik disini)
Namun akhirnya, ada juga usaha Produsen minyak kelapa sawit dan masyarakat dalam menanggapi keprihatinan dampaknya terhadap lingkungan dan masa depan industry, demi usaha membuat usaha minyak sawit tersebut menjadi usaha yang berkelanjutan. Tindakan apa saja yang di maksud dan bagaimana hal tersebut bisa telah menjadi topick pembicaraan konfrensi Usaha Kelapa Sawit yang berkelanjutan (http://www.sustainable-palmoil.org ).
Followers
TENTANG KAMI
- MUHAMMAD IZZUDDIN SHAH
- ampang, KUALA LUMPUR, Malaysia
- korng tgok lah gmbr2 yg kite orng ambik ni.. tk de lah pandai sgt..
baju kami
baju kami
Blog Archive
-
▼
2009
(15)
-
▼
August
(15)
- (GAME KAMI)BERMAINLAH DENGAN SERONOK
- SOALAN KAMI PADA ANDA
- KESEDARAN YANG KAMI LAKUKAN PADA RAKYAT MALAYSIA ...
- MAKLUMAT DARI TV9 BLOG hari ini dikenali sebagai...
- ASAL USUL ORANG UTAN Nama “Orang utan” berasal da...
- Punca pupus Punca kepupusan orang utan ialah : ...
- PUNCA KEPUPUSAN ORANG UTAN Orang Utan tidak berek...
- ANCAMAN TERBESAR ORANG UTAN Populasi Orangutan pa...
- Ancaman-ancaman sekarang terhadap habitat oranguta...
- Usaha Penebangan Kayu— legal dan illegal Usaha pe...
- Penambangan Emas Liar Di Indonesia, usaha penamb...
- Habitat Orangutan hidup di hutan-hutan tropic ya...
- DEARAH PENYERBARAN Orangutan paling banyak terdapa...
- MAKANAN Orangutan utamanya makan segala macam buah...
- REPRODUKSI Musim kawin Orangutan ditandai dengan p...
-
▼
August
(15)



0 comments:
Post a Comment